Knowledge Management System di Perguruan Tinggi

Rp50000.00

Perkembangan teknologi informasi dan transformasi digital telah mengubah cara perguruan tinggi mengelola sumber daya strategisnya, khususnya pengetahuan. Sebagai institusi yang bergerak dalam penciptaan, pengembangan, dan diseminasi ilmu, perguruan tinggi pada hakikatnya adalah organisasi berbasis pengetahuan. Namun dalam praktiknya, banyak pengetahuan institusional yang masih tersebar, tersimpan secara personal, atau terdokumentasi secara tidak terstruktur sehingga berpotensi hilang dan sulit dimanfaatkan kembali. Kondisi ini berdampak pada efektivitas tata kelola, kualitas layanan akademik, serta keberlanjutan mutu institusi.

Buku Knowledge Management System di Perguruan Tinggi: Konsep, Model Perencanaan, dan Implementasi hadir sebagai panduan komprehensif dalam merancang dan mengembangkan sistem manajemen pengetahuan di lingkungan pendidikan tinggi. Buku ini menguraikan secara sistematis konsep dasar manajemen pengetahuan, mulai dari pemahaman tentang data, informasi, dan pengetahuan, hingga model penciptaan pengetahuan organisasi seperti SECI Model. Selain itu, pembahasan diperluas pada pentingnya integrasi antara aspek manusia, proses, dan teknologi dalam membangun ekosistem knowledge sharing yang berkelanjutan.

Tidak hanya bersifat konseptual, buku ini juga menyajikan model perencanaan Knowledge Management System menggunakan pendekatan Knowledge Management System Life Cycle (KMSLC). Tahapan yang dibahas meliputi evaluasi infrastruktur, akuisisi pengetahuan tacit dan explicit, perancangan blueprint sistem, implementasi berbasis web dan cloud computing, hingga strategi evaluasi dan pengukuran keberhasilan sistem. Dengan pendekatan yang aplikatif, pembaca memperoleh gambaran teknis mengenai perancangan sistem menggunakan pemodelan UML serta strategi pengujian dan validasi sistem.

Sebagai penguatan praktis, buku ini dilengkapi dengan studi kasus implementasi pada perguruan tinggi berbasis teknologi informasi, yang menunjukkan bagaimana KMS dapat mendukung Sistem Penjaminan Mutu Internal, dokumentasi kebijakan, pengelolaan SOP, serta peningkatan kolaborasi antar civitas akademika. Hasil implementasi menunjukkan bahwa penerapan KMS mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan dokumen, mempercepat proses knowledge sharing, serta memperkuat budaya organisasi berbasis pengetahuan.

Buku ini ditujukan bagi dosen, mahasiswa, peneliti, pengelola perguruan tinggi, praktisi sistem informasi, serta pimpinan institusi pendidikan yang ingin membangun tata kelola berbasis pengetahuan secara terstruktur dan berkelanjutan. Dengan memadukan teori dan praktik, buku ini diharapkan menjadi referensi akademik sekaligus panduan implementatif dalam mendukung transformasi digital perguruan tinggi menuju organisasi pembelajar yang adaptif, inovatif, dan unggul secara kompetitif.